Cara memilih busur dan anak panah yang berkualitas

Cara Memilih Busur dan Anak Panah yang Sesuai dan Berkualitas

In Uncategorized by Vee0 Comments

Yup, sudah tidak diragukan lagi, pertanyaan tentang tips memilih busur panah yang tepat, adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyain sama orang-orang yang baru mulai bermain panahan.

Termasuk kami semua dahulu. Supaya lebih yakin dan tidak keliru.

Ada beberapa tips dan hal penting nih yang harus diperhatikan kalau Anda ingin membeli sebuah peralatan panahan.

Secara, panahan itu kan sebuah olahraga yang membutuhkan konsistensi dan ketekunan tingkat tinggi.

Kalau Anda berfikir olahraga yang satu ini bisa dikuasai hanya dengan beberapa kali berhasil tepat mengenai sasaran, berarti Anda memiliki pemahaman yang salah.

Karena memanah tidak semudah kelihatannya.

Yaa mungkin saja ketika Anda melihat seseorang bermain panahan, memang terlihat sangat mudah, tapi belum tentu pada prakteknya.

Selain harus bisa mengatur faktor dari luar seperti arah kecepatan angin dan  titik sudut.

Memanah juga membuthkan keterampilan dalam settingan alat, maupun tekniknya, supaya Anda bisa benar-benar menembakan setiap anak panahnya dengan hasil yang optimal.

Gimana bisa hal ini tercapai kalo kita cuma menagndalkan panah pinjeman punya teman?

Ya walaupun tidak papa juga, tetapi kalau Anda berniat untuk menekuni bidang olahraga yang satu ini, maka hukumnya wajib bagi Anda untuk memilikinya sendiri.

Tapi kalau dilihat melalui sisi yang lain, peralatan yang digunakan dalam olahraga memanah juga bsia dibilang bukan barang yang murah.

Jadi setiap Anda ingin membeli salah satu diantaranya, Anda harus teliti dalam milih, mana yang benar-benar dibutuhkan, dan mana yang sifatnya hanya sekedar untuk aksesoris.

Kalau semisal sudah beli tapi ternyata tidak cocok, kan kalau dijual lagi juga kemungkinan besar nggak akan balik modal.

Nah, untuk awal-awal memang cara terbaik untuk mengetahuinya adalah menggunakannya terlebih dahulu, sekedar coba-coba lah, bisa dengan meminjam punya teman, atau punya klub panahan.

Biasanya sih enak ke klub yah minjemnya. Karena kalau di klub-klub memanah, biasanya ada lebih banyak pilihan ukuran, maupun berat tarikan dari busur panahanya.

Jadi Anda bisa bebas memilih mana yang lebih tepat untuk Anda sendiri, dan biasanya yang enak itulah yang nantinya Anda bisa beli.

Setelah Anda memang sudah memiliki niat yang manatap untuk menekuni bidang olahraga ini, pertama-tama mulailah untuk berlatik teknik-tekniknya, sambal terus mengimbanginya dengan berlatih.

Nah, kalau merasa sudah menemukan busur ataupun panahan yang cocok, baru deh Anda bisa mempertimbangkan beberpa hal berikut, sebagai acuan ketika Anda ingin membeli sebuah set panahan.

 

#1 – Menentukan Penggunaan Panahan

Menurut kami, hal inilah yang menjadi faktor pertama yang harus diputuskan, apakah Anda Pengguna Right Gripper, atau Left Gripper.

Sebagian besar para pemanah yang ada di dunia adalah pemanah yang menggunakann tangan kanan (tangan kiri yang megang busur, dan tangan kanan yang menarik string).

Tapi bukan berarti Anda harus ikut-iktanan mana yang lebih banyak kok. Kesimpulannya kembali pada Anda sendiri, tangan mana yang lebih nyaman digunakan untuk memanah.

Selain tangan yang berperan penting dalam memanah, mata juga menjadi anggota badan lain yang sangat berperan karena digunakan untuk membidik sasaran.

Sama halnya dengan tangan, penggunaan mata dalam memanah juga bisa menggunakan mata yang kiri (kidal).

Istilahnya adalah eye dominance, nah ini juga baik lagi ke Anda, lebih nyaman menggunakan yang mana?

 

#2 – Jenis busur

Kalau faktor yang satu ini, hampir sepenuhnya tentang masalah selera, dan sisanya masalah dana. 😀

Apabila dilihat dari harganya, dalam dunia panahan ada banyak sekali pilihan jenis busur yang bisa digunakan, misalnya seperti recurve bow, long bow, horsebow, compound, dan yang lain sebagainya.

Semua jenis-jenisnya, memiliki plus minus-nya masing-masing.

Untuk masalah harga, busur olympic recurve bow dan compound bow adalah jenis yang paling mahal dalam dunia memanah, hanya untuk starter kit-nya saja, biaya yang dibutuhkan bisa sampai 10 juta ke atas.

Belum lagi kalau Anda menginginkan peralatan- peralatan memanah  yang terbaik semua, wah bisa-bisa habis puluhan juta.

Nah, untuk Anda yang memiliki low budget. Tenang, Anda tidak sendirian kok, disana masih banyak kok orang yang memiliki budget yang sama, apalagi untuk orang-orang yang biasanya baru mau memulai hobi panahan.

Diantaranya, ada beberapa jenis busur yang cukup bagus kualitasnya, tetapi untuk segi harga, juga masih bisa menjadi pertimbangan.

Hanya sekedar gambaran harga saja yah, jangan dikira apa-apa nih.

 

#1 – Standard bow

Sebenernya jenis yang satu ini adalah jenis recurve bow, tapi dalam versi general-nya. 😀

Untuk harga panahannya, standard bow biasa kena kisaran 3 juta, itu pun perlengkapannya sudah lumayan lengkap.

Kalau hanya sekedar busurnya saja, kenanya di kisaran harga 1,6 juta.

Beberapa contoh panahan denga paket yang cukup lengkap, diantaranya:

  • Handle – Pegangan utama
  • Limbs – Bagian pegas pada panahan
  • String – Tali pada panahan
  • Tas panah
  • The arrow – Anak panah
  • Finger tab – Pelindung jari
  • Arm guard – Pelindung tangan
  • Arrow rest – Tempat anak panah pada bagian depan busur
  • Bow stringer – Alat tambahan yang digunakan untuk menarik anak panah

 

#2 – Horse bow

Mungkin diantara para pembaca ada yang berfikir,.. “hmm panah kuda”, mungkin panah yang dipakai sama kuda.

Yup, nggak salah-salah banget sih. Umumnya horse bow itu adalah sebuah panah yang cocok apabila digunakan sambal menunggang kuda.

Emang ada panah yang nggak cocok, kalau sambal menunggang kuda? Jawabannya ada.

Nah, busur yang satu ini memiliki ciri-ciri ukuran yang relatif pendek, walaupun  ada juga yang berukuran panjang.

Material yang seringkali digunakan sebagai bahannya adalah, bamboo ataupun kayu.

Busurnya sendiri terdiri dari 3 bagian utama, yakni handler busur, dustar (bagian lengan yang dapat melengkung ketika busur ditarik), dan siyah (bagian kaku yang terdapat di ujung-ujung busur, tempat untuk mengaitkan tali busur).

Selain itu, jenis panah yang satu ini juga seringkali disebut dengan busur reflex.

Kenapa? Sebab busur ini, umumnya memiliki bentuk letter C ketika belum dipasangkan dengan tali.

Serta, harus diregangkan terlebih dahulu ketika ingin dipasangkan tali.

Kekuatan dari busur horse bow, bisa dikatakan juga tak kalah degan busur yang lainnya, karena memiliki sifat potential pegas yang besar pula.

Nah, karena besarnya kekuatan dan efektifits pada panah horsebow, membuat panah yang satu ini cukup banyak dicari oleh masyarakat, sehingga persediaannya seringkali habis.

Untuk memenuhi permintaan pasar yang ada, akhirnya para produsen panahan membuat sebuah busur yang mirip seperti horse bow, namun material yang digunakan berbahan fiber.

Diantaranya, juga ada yang terbuat dari PVC.

Terlebih, saat ini tidak sedikit juga panah horse bow yang dibuat oleh produsen lokal. Jadi otomatis, harga panah yang ditawarkan juga termasuk sangat murah.

Beberapa diantaranya ada yang sampai menjualnya dengan harga 700 ribu rupiah.

Bahan yang digunakan adalah fiber dan kayu.

Yang mana kalau diperhatilkan, harga tesebut sudah cukup murah. Apalagi kalau sudah termasuk finger tab dan arm guard-nya.

Sedikit tambahan, untuk anak panahnya biasanya belum satu paket ketika Anda membelinya, tapi umumnya anak panah dijual secara terpisah.

Horsebow fiber

Ada soulusi lain nih kalau Anda menginginkan horse bow yang lebih murah, yakni busur dengan material PVC (paralon).

Yang paling murah, horse bow dibandrol dengan harga 450rb.

Tapi kami nggak bisa memastikan loh ya, apa saja alat-alat yang ada di dalamnya, seminimal- minimalnya busur sama talinya lah yaa.

#3 – Busur Tradisional

Mirip seperti horse bow, material yang digunakan sama-sama kayu dan bambu, perbedaannya ada pada desainnya.

Kalau horse bow di desain secara optimal supaya nyaman dan mudah digunakan ketika sambal berkuda, nah kalau yang tradisional, hanya di desain sama seperti panahan pada umumnya.

Harga yang di bandrol sekitar 650 ribu rupiah, belum termasuk aksesoris yang lain, seperti anak panah, finger tab, dan arm guard.

#4 – Busur PVC

Bisa dibilang, busur inilah yang paling murah diantara semuanya.

Tetapi untuk kualitasnya, kami juga tidak menyarakan kalau Anda benar-benar ingin menekuni bidang olahraga yang satu ini, lebih baik Anda membeli standard bow yang sudah lengkap dengan segala peralatannya.

Material handle yang digunakan pada busur PVC berbahan dasar dari kayu, sedangkan untuk limbs-nya yang biasanya digunakan adalah PVC yang diisi dengan bambu.

Harga yang diberikan oleh penjual umumnya berkisar antara 300-400 ribu rupiah.

 

#3 – Ukuran Busur

Nah, faktor lainnya yang perlu diperhatikan adalah, ukuran riser panah, atau biasa dikenal juga dengan busur.

Khususnya untuk “standard bow recurve ” dan “olympic style recurve “, dari berbagai jenisnya, beberapa diantaranya ada ukuran busur tertentu yang bisa disesuaikan dengan postur badan.

Yap tidak lain karena postur tubuh lah yang akan mempengaruhi seberapa panjang tarikan yang dibutuhkan(draw length).

Nah, draw length inilah yang akan menjadi acuan Anda, untuk memilih mana ukuran busur yang tepat untuk digunakan.

 

#4 – Berat Tarikan (Draw Weight)

Nah, kesalahan yang paling banyak terjadi ketika seseorang membeli panah adalah, membeli panah yang benar-benar berat, tujuannya biar tidak perlu beli-beli lagi.

Mungkin awalnya Anda berpikir akan terbiasa nantinya, tapi tidak pada kenyataannya.

Hal ini pula yang biasanya terjadi untuk Anda yang masih pemula, beberapa diantara kami juga melakukan hal itu dulu, dan hasilnya tidak memuaskan seperti ekspektasinya.

Kenapa? karena pada tahap awal belajar panahan, hal yang paling utama adalah mempelajari teknik.

Nah, kalau tubuh kita aja perlu usaha yang ekstra hanya sekedar untuk menarik string, bukannya teknik yang diperhatikan, malah nantinya akan kesusahan sendiri ketika ingin menembak.

Belum lagi akurasi tembakan yang dilepaskan juga bakal hancur-hancuran, dikarenakan kesulitan untuk mengendalikan kekuatan tarikan.

Tenang, nggak usah malu kalau semisal Anda adalah seorang lelaki yang gengsi kalau kalau cuma menarik busur dengan kapasitas 20 lbs.

Hal itu sudah wajar kok, karena otot yang digunakan untuk memanah, adalah otot yang jarang digunakan sehari-hari pada aktifitas biasanya.

Sedikit catatan nih ya, latihan memenag itu membuthkan konsistensi dan kegigihan yang cukup, dan latihannya bisa sampai berjam-jam.

Kan percuma kalau punya busur draw weight dengan tarikan yang besar kalau cuma bisa menariknya 10 x doang, abis itu langsung tepar, yah, nggak akan memberikan dampak yang besar untuk kedepannya.

Lebih baik menggunakan busur yang standar saja, namun hasil akhir dari latihan yang diterapkan, matang secara sempurna.

Busur dengan tarikan 20-30 lbs juga masih bagus kok, dan jarak yang bisa dicapai bisa sampai 20 meter, mungkin lebih.

Kan kalau hanya untuk pertandingan indoor, cuma sekedar 18 meter.

Coba-coba aja dulu punya pinjem punya temen, dan perhatikan.

Mana yang menurut Anda cukup ringan, dan cukup sanggup untuk menariknya sampai berjam-jam.

Tujuannya tidak lain supaya latihan yang dilakukan lebih optimal kok.

Nah, ketika nanti Anda sudah mulai terbiasa, baru deh bisa coba-coba dinaikan sedikit-sedikit draw weightnya.

Dinaikan dengan kapasitas dibawah 5 lbs masih cukup enak kok untuk penyesuaiannya.

Tidak perlu beli kok, salah saeorang dari kami sendiri pernah barter. Coba aja Pajang di sosial media, insyaalla ada saja nanti peminatnya. 🙂

*Catatan, untuk standard bow, limbs yang tersedia mulai dari 18-40 lbs.

Untuk nambahnya kelipatannya, biasanya per 2 lbs.

Biasanya orang-orang yang baru mulai memanah, menggunakan tarikan yang 24 lbs, itu pun juga mayoritas masih gemeteran pas menggunakannya.

Jadi nggak perlu tuh yang namanya minder. 🙂 Good Luck!

Leave a Comment