3 Hiburan Menyenangkan yang Mendatangkan Pahala, dan Mengantarkan Seseorang Menuju Surga-Nya

In Infografis Memanah by Vee0 Comments

Kita sadar bahwasanya hidup di dunia hanyalah sebentar, maka sudah seharusnya kita selalu mengisi waktu dengan hal-hal yang bernilai ibadah. Bukan malah dengan hal-hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat.

Kita juga sudah mengetahui, bahwa setiap apa yang kita lakukan, ucapkan, serta hembusan nafas, selalu ada malaikat yang mencatatnya. Maka, seharusnya kita berusaha agar lembaran-lembaran amal tersebut, tidak dipenuhi dengan hal-hal yang sia-sia, dan yang tak bernilai ibadah.

Namanya juga manusia, terkadang ada di masa semangat dan terkadang juga ada di masa penat. Maka dari itu, sangat wajar jika seseorang mencari sesuatu hal yang dapat menghibur hatinya.

Sesuatu yang menyenangkan dan dapat menjadi penawar dari beban pikiran yang sangat melelahkan.

Namun sayang, kebanyakan hiburan yang dipilih adalah hiburan yang sia-sia, tidak berguna, melalaikan dari ketaatan, bahkan yang lebih buruknya adalah menjurus pada kemaksiatan.

Orang beriman yang cerdas, pastinya akan memilih hiburan yang tidak hanya menghibur, tapi juga bernilai ibadah, tidak dianggap laghwun dan sia-sia. Hiburan apa saja itu?

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda:

Setiap permainan laghwun yang dilakukan seorang muslim adalah bathil, kecuali ketika dia melemparkan panah dengan busurnya, ketika ia melatih kudanya, dan bercanda dengan istrinya. Ketiga hal ini adalah al-haq.”(HR Tirmidzi, beliau berkata, “hadits hasan shahih”)

Berdasarkan sabda Nabi diatas, bahwasanya ada permainan yang bernilai ibadah dan tidak laghwun, yaitu Memanah, berlatih mengendarai kuda, dan bercanda dengan istri.

 

#1 – Memanah, Hiburan Sehat yang Mengantarkan ke Surga

hal-menyenangkan-yang-mendatangkan-pahala-belajar-memanah

Image Credit: Archery 360

Berlatih memanah merupakan salah satu olahraga yang menyenangkan yang tidak dianggap laghwun dan sia-sia.

Memanah mempunyai banyak manfaat dan keistimewaan, bahkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam banyak memberi motivasi pada umatnya untuk berlatih memanah.

Misalnya seperti yang telah disebutkan di dalam sabda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,

Sesungguhnya Allah akan memasukkan tiga orang ke dalam jannah karena satu anak panah. Orang yang membuatnya dengan tujuan baik, orang yang melemparkannya, dan orang yang menyiapkannya.

Hendaklah kalian memanah dan berkuda, sedangkan memanah lebih aku sukai daripada berkuda.” (HR Tirmidzi, beliau berkata, “hadits hasan shahih”)

Berdasarkan sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam di atas, memanah adalah salah satu kegiatan yang disukai oleh Nabi, bahkan juga bernilai pahala yang besar.

Disebutkan juga, terdapat pahala dan dijanjikan surga bagi orang yang membuat panah dengan tujuan baik, orang yang menyiapkan anak panah untuk orang yang akan memanah, bahkan ada pula ganjaran pahala untuk orang yang berjalan mengambil panah dari tempat sasaran saat latihan.

Meskipun di zaman yang modern ini panah sudah bisa digantikan oleh berbagai jenis senjata lain yang lebih canggih. Namun, keutamaan dan keistimewaan tersebut, tetap tidak dapat tergantikan.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam sangat menganjurkan umatnya untuk belajar memanah, sehingga terdapat banyak keringanan khusus bagi orang yang memanah.

Diceritakan pada waktu itu, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersama dengan Abu bakar dan Umar sedang berjalan melewati sekumpulan orang yang sedang berlatih memanah.

Kemudian, salah satu dari mereka yang hendak melepaskan anak panah berkata, “Demi Allah, ini pasti kena!” tapi ternyata panahnya meleset dari sasaran.

Lalu Abu Bakar berkata, “ia telah melakukan dosa wahai Rasulullah!”

Namun rasulullah sallallahu alaihi wasallam , bersabda:

Sumpahnya orang yang sedang berlatih memanah itu tidak dianggap laghwun, tidak berdosa dan tidak ada kafarahnya.”  (HR. Thabrani)

Setiap langkah dari seseorang yang mengambil anak panah dari tempat memanah menuju tempat sasaran dihitung sebagai satu kebaikan. Keutamaan seperti ini tidak bisa ditemukan pada olahraga yang lain.

Permainan memanah ini sangat menghibur dan juga bernilai pahala jika diniatkan untuk ibadah. Namun sayangnya, saat ini sudah sangat sedikit umat muslim yang memainkan permainan ini.

Semoga untuk kedepannya, banyak kaum muslimin yang sadar, bahwa permainan memanah merupakan salah satu anjuran Rasulullah sallallahu alaihi wasallam . Sehingga, banyak yang mulai berlatih untuk memainkannya.

 

#2 – Berlatih Mengendarai Kuda

hal-menyenangkan-yang-mendatangkan-pahala-belajar-mengendarai-kuda

Image Credit: 500px – @kal k

Tak dapat dipungkiri bahwa berlatih mengendarai kuda merupakan salah satu olahraga dan hiburan yang sangat menyenangkan.

Tidak hanya itu, ternyata olahraga yang satu ini juga dapat mendatangkan pahala loh.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam banyak haditsnya, memberikan motivasi pada umatnya untuk berlatih mengendarai kuda.

Selain itu, pada zaman Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dahulu, juga banyak diadakan latihan mengendarai kuda, sampai lomba berpacu kuda.

Kuda adalah salah satu hewan yang pada zaman dahulu yang sering digunakan sebagai kendaraan sehari-hari, maupun kendaraan saat berperang.

Walaupun secara fungsi, kuda sudah dapat digantikan oleh kendaraan modern saat ini, akan tetapi ada satu sisi yang tidak bisa diganti, yaitu keistimewaan dan keutamaan dari belajar mengendarai kuda.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda:

Pada ubun-ubun kuda itu, telah ditetapkan kebaikan, hingga hari Kiamat.” (HR Bukhari)

Kebanyakan kaum muslimin sudah meninggalkan salah satu sunnah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ini.

Padahal di dalamnya terdapat nilai ketaatan, nilai I’dad dan juga terdapat hiburan yang menyenangkan di dalamnya.

 

#3 – Bercanda Dengan Istri

hal-menyenangkan-yang-mendatangkan-pahala-bercanda-dengan-istri

Image Credit: Instagram – @ressarere

Canda antara suami dan istri adalah salah satu hiburan yang menyenangkan dan didalamnya terdapat ganjaran pahala yang besar.

Selain berpahala, hal tersebut juga dapat menyebabkan rumah tangga menjadi harmonis, hati menjadi damai, dan syahwat dapat tersalurkan di tempat yang halal.

Ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, “Apakah salah seorang di antara kami memperoleh pahala, padahal ia melampiaskan syahwatnya?”

Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam menjawab,

Bagaimana pendapatmu jika syahwat itu disalurkan ke tempat yang haram, bukankah ia mendapat dosa? Begitulah jika ia salurkan di tempat yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” (HR Muslim)

Demikianlah beberapa permainan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga  mendatangkan pahala, serta dapat mengantarkan seseorang menuju surga-Nya.

Semoga bisa bermanfaat dan menjadi motivasi kedepannya buat kamu yang ingin berlatih memanah, mengendarai kuda, dan menyenangkan si dia. Buat yang jomblo, bisa jadi motivasi biar cepet-cepet nyusul untuk bisa meraih surga-Nya juga yah. 😀

Leave a Comment